Bena terbangun setelah lintas waktu namun baru saja keguguran; keluarga pihak suami mengusirnya, menuduhnya merepotkan karena memberi uang obat Nenek ke Dito. Perdebatan soal hadiah dan uang dari Paman dan Bibi untuk biaya kuliah Dito memanas; muncul rencana suami menikah dengan Weni karena Pak Rama memberi modal 10 juta untuk klinik dan menuntut perceraian. Bena yang semula hamil enam bulan terserang nyeri lalu keguguran. Pemilik tubuh yang menempati Bena marah, mengecam Dito dan berjanji akan membereskan masalah itu; penghutang berjanji kepada Kak Lea mengembalikan utang dua kali lipat dalam sebulan, menambah tekanan belum teratasi.