Di episode ini, keluarga bertengkar soal makanan dan pengobatan Nino: Nino masih sakit dan hanya ada sebutir telur yang dipastikan milik Nino, sementara Bena — yang baru keguguran — justru naik gunung cari obat untuknya. Argumen memanas; ada tudingan terhadap kakak ipar, Kak Rio ditegur agar tidak berkata begitu kepada Kak Lea, dan Bena menolak makan, memberi telur ke Bibi. Seorang anggota berjanji dalam sebulan keluarga akan bisa makan daging. Kak Ari mendesak melihat kaki Bena; Bena enggan, mengklaim ilmu medis masa kini kalah dan berkata "aku itu hebat" — Ari bersikeras memeriksa, hasilnya belum terungkap.