Bena dan Kak Rio memungut rumput ekor sapi di bukit, rumput yang diyakini bisa menyembuhkan wabah batuk yang membuat klinik penuh dan sekolah libur. Di rumah, suasana tegang saat Bena minta maaf dan berjanji tak mengganggu, sementara Dito dan orang lain mendesak untuk makan cepat. Kak Ari terpeleset dan mengeluh 'kakiku', dicela sebagai tak berguna; Bena diminta mengantar ke klinik tetapi Kak Ari menolak dan menyuruh pergi sendiri. Setelah dikatakan kakinya bisa cacat karena terlambat diobati, Bena berjanji memeriksa setelah makan, meninggalkan keraguan apakah rumput itu manjur dan kaki Kak Ari bisa diselamatkan.