Di sebuah rumah, keluarga berseteru setelah Bena mengalami keguguran yang dituding akibat Dito; ada juga pertengkaran soal sepeda dan tabungan nenek yang dipakai untuk bantu Bena. Nenek membela Bena dan menawarkan uang tabungannya, tapi ibu ingin mengusir Bena. Di tengah itu Nino, keponakan, batuk sampai berdarah; ibunya menolak berobat karena takut menghabiskan uang. Kak Lea diminta memeriksa meski dihina tak sekolah. Lea menemukan anak-anak desa mulai batuk juga dan mengatakan dokter kota belum tentu bisa. Ia berjanji akan mengobati Nino; nasibnya dan tuntutan maaf masih bergantung pada hasil pengobatan.