Episode dimulai ketika seorang anak terlantar muncul di rumah orang tua seorang wanita yang baru kembali. Wanita itu mengaku sudah putus dengan Dito dan diusir, lalu dipandang curiga oleh warga. Ia mengajak anak itu ikut dengannya, menjanjikan tak akan membiarkannya menderita lagi. Di pasar ia dan penduduk membagi pembelian, menyatukan uang hasil kerja—'Hari ini, kita dapat 100 ribu.' Saat ia memberi roti pada anak, Kak Lea menuduhnya mencuri untuk membeli roti, namun ia bersikeras, 'Uang ini aku hasilkan sendiri.' Episode berakhir tegang dengan pertanyaan, "Bena ada di rumah nggak?"