Episode ini dimulai dengan pujian atas Kapten Herman yang berhasil membawa pesawat pulang melewati badai, lalu beralih ke bandara tempat otoritas Herman dicabut dan posisinya digantikan Farel, pilot dari Akademi Angkatan Udara Kerajaan Arken. Konfrontasi terjadi di kokpit: Farel meremehkan prosedur lama dan menolak arahan Herman, sementara Herman menegaskan pentingnya disiplin dan pemeriksaan keselamatan. Maskapai mengangkat Arvin sebagai kapten pilot magang; Herman berusaha mengajarinya dan menekankan keselamatan sebagai prioritas. Episode ditutup dengan Herman menerima perpisahan dan ketegangan antara metode lama dan sistem pintar Farel yang belum terselesaikan.