Nona Weni tiba-tiba menanyakan status hubungan Ganu. Ganu yang dikenal sebagai pria urakan itu balik bertanya apakah Weni tertarik padanya. Weni kemudian mengungkap pandangannya yang berbeda, mengagumi bakat dan jasa Ganu di balik reputasi buruknya. Namun, adegan bergeser ke situasi lain di mana seorang wanita, yang menyebut Ganu sebagai suaminya, ditinggalkan sendirian di tengah salju setelah kakinya terkilir, sementara Ganu tampak acuh tak acuh. Wanita itu mempertanyakan janji kasih sayang Ganu di masa lalu, mengungkap kekecewaannya sebagai kekasih masa kecil. Kembali ke percakapan awal, Weni dengan berani menawarkan diri untuk menjadi pasangan Ganu jika ia membatalkan pernikahannya dengan Keluarga Iwan, menantang Ganu dengan sebuah proposal yang tak terduga.