Seorang wanita bernama Weni diam-diam mendengar tunangannya, Hadi, dan pria lain berbicara di sebuah pertemuan. Beberapa pria mengejek Weni dengan menyebutnya kasar dan tidak berkelas, sementara Hadi diam saja. Saat akhirnya Hadi berbicara, ia hanya menegaskan bahwa mereka seharusnya bertukar ilmu puisi, bukan membicarakan putri orang, dan menekankan bahwa sebagai pria harus menepati janji. Pernyataan Hadi ini membuat Weni merasa suaminya hanya menunjukkan sifat penuh janji tanpa membelanya. Weni kemudian meminta bantuan pria lain, Ganu, dengan tujuan melindungi Hadi agar tidak dirugikan. Ia mengungkapkan rencana liciknya: Ganu akan berpura-pura jatuh cinta dan mengejar Weni secara terang-terangan, sehingga memaksa keluarga Hadi yang terpandang untuk membatalkan pertunangan demi menjaga nama baik. Episode ini berakhir dengan rencana Weni yang terungkap, siap untuk dijalankan.