Seorang wanita bernama Weni secara mengejutkan mengumumkan pembatalan pernikahannya dengan Hadi di depan orang tua mereka. Ibunya Wika langsung mempertanyakan alasan keputusan ini, mengingat perjodohan telah dijalin sejak kecil dan seluruh Jawa mengetahuinya. Weni kemudian mengungkapkan bahwa ia mengetahui Hadi telah mengambil dua pelayan sebagai selir. Keluarga Hadi berusaha membela dengan alasan Hadi sedang mabuk dan dimanfaatkan. Namun, Weni yang ternyata memiliki ingatan akan kehidupan sebelumnya di mana ia ditelantarkan, bersikukuh menolak penjelasan mereka dan meminta keluarga calon mertuanya itu untuk pulang. Meski dianggap cemburu berlebihan oleh Hadi, Weni tetap pada pendiriannya untuk membatalkan pertunangan, meninggalkan konflik dan masa depan pernikahan mereka dalam ketidakpastian.