Weni marah karena mendapat kabar bahwa Keluarga Adipati Rova mengirim undangan ke Keluarga Jana untuk memilih calon menantu, yang ia anggap sebagai penghinaan. Ia menyatakan akan tetap datang ke acara itu. Di tempat lain, seorang nyonya yang menunggu konfirmasi bahwa suratnya telah sampai bersiap menunggu Nyonya Rika datang bersama keluarga putra sulungnya, percaya bahwa mereka akan membawa Weni untuk meminta maaf. Ia berencana memberi pelajaran kepada Weni, yang dianggapnya membawa harta sesan yang banyak. Di sisi lain, Weni menghadapi Naya yang merendahkannya karena berasal dari keluarga panglima dan menuduhnya tidak tahu malu. Weni membela diri dengan menyebut bahwa neneknya yang membesarkannya, dan menantang perkataan Naya yang menyiratkan bahwa neneknya gagal mendidiknya.