Weni pergi ke kediaman Iwan untuk menuntut kejelasan langsung dari Nyonya Wika mengenai tuduhan yang beredar, menolak permintaan maaf dari neneknya. Suami-istri lain membawa surat pertunangan ikut mendampingi. Kedatangan Weni yang berani ini mengejutkan keluarga Iwan, khususnya Hadi dan Nyonya Wika, yang sebelumnya berencana memberi pelajaran saat Weni meminta maaf. Situasi memanas saat kediaman Iwan dikerumuni warga yang penasaran, memaksa Hadi dan ibunya menghadapi konfrontasi langsung yang dapat menggagalkan rencana pertunangan mereka.