Seorang wanita bernama Nisa menghadapi tuduhan dari keluarga calon suaminya. Nenek dan pamannya memaksanya membaca surat dari Nyonya Wika yang menuduh Nisa menggoda Tuan Ganu, sehingga merusak pertunangannya dengan Hadi. Mereka memerintahkan Nisa untuk ikut meminta maaf. Nisa membantah keras, menegaskan dirinya tidak bersalah dan mempertanyakan mengapa keluarga calon suaminya tidak pernah datang menanyakan langsung. Frustrasi karena tidak dipercaya keluarga sendiri, Nisa secara mengejutkan membatalkan pertunangan itu sendiri. Ia kemudian berniat mendatangi Kediaman Iwan untuk menantang Nyonya Wika membuktikan tuduhannya secara langsung, siap menuntut tanggung jawab jika tuduhan itu ternyata tanpa bukti.